TP PKK Kukar Peduli Santuni 50 Orang Lansia

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufronmelakukan foto bersama  usai melakukan kunjungan

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufronmelakukan foto bersama usai melakukan kunjungan

 

TENGGARONG –Bulan Ramadhan merupakan bulan suci dan penuh berkah bagi umat Muslim. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim melatih diri untuk melawan hawa nafsu, bersikap sabar, penuh syukur dan banyak  beramal untuk menolong sesama.  Pada momen ini pula, yang dilakukan oleh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara yang diketuai Hj Asih Qurnia Ghufron, Sabtu ( 12/7 ) melakukan penyerahan bantuan makanan tambahan dan sejumlah uang sebagai tanda hati bagi lansia tidak mampu . Bantuan tersebut diberikan kepada 50 ( lima puluh ) orang lansia yang tergabung dalam Posyandu Kamboja dan Setia Kawan Rapak Mahang KM.6 Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong.
Menurut Hj Asih Qurnia Ghufron, bantuan yang diberikan merupakan agenda rutin tahunan dan salah satu dari 10 ( sepuluh ) program pokok PKK Kukar, dan Alhamdulillah dari 10 ( sepuluh ) program PKK  75 %  sudah dilaksanakan di 18 kecamatan.  Dan kegiatan seperti ini, Insya Allah akan terus berlanjut, dan janganlah dinilai besarnya, tetapi ini merupakan wujud peduli dan tali asih jajaran pengurus TP PKK Kukar, harap Asih.
Untuk itu, ia menghimbau kepada para lansia agar rutin datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatannya, sekaligus mematuhi saran atau larangan yang diberikan oleh dokter. Kemudian mengisi berbagai kegiatan dibulan ramadhan suci ramadhan ini , dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah, berzikir sekaligus meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Hj Asih Qurnia Ghufron juga menghimbau kepada seluruh RT, agar segera membentuk dasa wisma dan posyandu  dilingkungannya , selain untuk meningkatkan silaturahmi dengan warganya sekaligus memudahkan koordinasi dan mengontrol warganya apabila terjangkit penyakit dan segera diobati. Kader dasa wisma harus pintar, tanggap dan terampil sehingga bisa segera mengatasi berbagai masalah yang ada disekitarnya,  ungkap Hj Asih Qurnia Ghufron.
Hj. Asih Qurnia Ghufron ketua TP PKK Kab. Kukar Penyerahan secara simbolis kepada anggota Posyandu Lansia

Hj. Asih Qurnia Ghufron ketua TP PKK Kab. Kukar Penyerahan secara simbolis kepada anggota Posyandu Lansia

Sementara itu, masih dalam rangkaian memeriahkan dan menyemarakan bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah, TP PKK Kukar menggelar berbagai acara diantaranya  buka puasa bersama, sholat magrib dan dilanjutkan dengan Sholat Tarawih berjama’ah yang diisi dengan tausiyah, pasar ramadhan dan pasar murah , mulai tanggal 10 s/d 17 juli 2014, dari pukul 09.00 s/d 12.00 wit, serta penyerahan bantuan makanan tambahan bagi lansia, tambah Hj Asih Qurnia Ghufron.
 kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia( hmp 04 ).
Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyampaikan sambutan pada acara pemberian makanan tambahan bagi lansia

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyampaikan sambutan pada acara pemberian makanan tambahan bagi lansia

TAS TALI KUUR BERHARGA TINGGI

Para ibu - ibu anggota PKK dari berbagai kelurahan di Tenggarong secara berkelompok belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

Para ibu – ibu anggota PKK dari berbagai kelurahan di Tenggarong secara berkelompok belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

TENGGARONG, Tali Kuur yang dalam benak kita biasanya hanya dipakai untuk kelengkapan seragam pramuka ternyata ditangan ibu – ibu PKK Kukar dapat dijadikan tas cantik dengan harga yang relatif tinggi, hal ini terlihat dalam  kegiatan Bimbingan Teknis (bintek) sulam tali Kuur, yang dilaksanakan Tim Penggerak (TP) PKK Kutai Kartanegara (Kukar) di pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (5/7) Lalu.

Bintek dibuka oleh Ketua TP PKK Kukar Hj. Asih Qurnia Ghufron dan diikuti 55 orang peserta yang berasal dari para anggota PKK dari berbagai Kelurahan di wilayah kecamatan Tenggarong.

Adapun narasumber dalam bintek ini sebanyak 10 orang yang didatangkan dari desa Loa Raya kecamatan Tenggarong Seberang, dimana di desa tersebut tas dari tali kuur telah diproduksi.

Asih Qurnia mengatakan bintek  bertujuan memberikan keterampilan tentang pembuatan tas dari sulaman tali kuur, sehingga dari tali – tali ini tersebut  tercipta sebuah tas yang bernilai seni dan berharga tinggi, “Karena dari tas tali kuur ini  harganya lumayan tinggi, yakni sekitar Rp. 300 ribu perbuah” Ujar Asih

belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

Asih berharap dengan bintek sulam tali kuur menjadi tas ini dapat menambah pendapatan ibu – ibu anggota PKK sehingga dapat membantu para suami dalam memenuhi kebutuhan rumahtangganya sekaligus dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Semntara itu untuk pembuatan satu buah tas, manurut Asih memerlukan waktu 3 – 5 hari, dengan ukuran dan bentuk yang beaneka ragam serta  corak dan ornamen yang beragam pula.

Dijelaskan Asih TPPKK Kukar telah banyak melakukan berbagai macam bimbingan kepada para anggotanya, baik oleh kesekretariatan maupun pokja – pokja dan telah  dilaksanakan di 18 kecamatan di Kukar, “Yang baru – baru ini kita laksanakan yaitu bimbingan pengolahan ikan bandeng dan yang akan datang akan melakukan bimbingan terhadap miskin lansia” Pungkas Asih Qurnia (hmp 12).

Tim PKK Kab Kukar Kembali Gelar Pasar Murah

Tampak Kepengurusan PKK Tengah Menyiapkan Barang Barang yang Akan DiJual Kepada Masyarakat

Tampak Kepengurusan PKK Tengah Menyiapkan Barang Barang yang Akan DiJual Kepada Masyarakat

TENGGARONG, Dalam rangka  melaksanakan bulan suci Ramadan 1435  H dan mahalnya akan kebutuhan bahan pokok, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan pasar murah  untuk Sembilan kebutuhan bahan pokok. Kegiatan pasar murah dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Jalan Ahmad Yani Tenggarong, Kamis (10/7).

Ketua Panitia Penyelenggara Pasar Murah Hj Hamidah Erwin yang juga Ketua Pokja II yang membidangi bidang Pendidikan, ketrampilan dan koperasi menjelaskan,tujuan dari kegiatan pasar murah ini merupakan kegiatan Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara setiap tahun menjelang bulan puasa, karena banyaknya masyarakat yang sangat membutuhkan kebutuhan Sembilan bahan pokok seperti minyak,gula,beras,teh dan lain sebagainya.

Hamidah berharap  dengan diadakannya kegiatan pasar murah yang digelar Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara ini, mudah mudahan bisa membantu masyarakat khususnya masyarakat ekonomi lemah agar bisa membeli di sini, Karena saat ini harga kebutuhan bahan pokok disetiap bulan Ramadan sangat melambung tinggi, dan sulit terjangkau oleh masyarakat kita,dimana kita disini menjualnya ada perbedaan sedikit dari pasar misalnya harga dipasaran  Rp 12.500, kita disini mematoknya dengan harga Rp 12.000.” jelasnya.

Adapun pelaksanaan pasar murah oleh Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara  dimulai dari tanggal 10 hingga 17 Juli dengan menyediakan barang barang yang dijual diantaranya, beras raja lele, bimoli special, blue band, big cola, emping, gula, kacang kupas,minyak makan sovia, tepung segitiga biru dan lain sebagainya…/// hmp -3 ////

 

Buka Puasa Bersama jadi ajang Silaturahmi PKK

Suasana Zikir bersama saat acara Buka bersama PKK Kabupaten Kutai kartanegara

Suasana Zikir bersama saat acara Buka bersama PKK Kabupaten Kutai kartanegara

Tenggarong-Untuk menyambung Tali silaturahmi, Tim Penggerak PKK kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan Buka Puasa Bersama pada Minggu(29/06) di Sekertariat TP PKK Kukar Tenggarong. Acara yang dihadiri oleh  Seluruh keluarga besar TP PKK Kukar di mulai dengan pembacaan zikir oleh Ustad Solihin dan diakhiri dengan sholat Tarawih Bersama.

Dalam sambutanya Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus Tim penggerak PKK Kabupaten Kukar dan keluarga besar TP PKK Kabupaten Kutai kartanegara. “ Dengan Buka Puasa bersama di sekertariat PKK, saya berharap dapat mempertemukan para anggota PKK Kukar di masing-masing pokja untuk berkumpul dan bersilaturahmi  karena selama ini para anggota sibuk dengan pekerjaan di masing-masing pokja”imbuhnya

Selain itu selama Bulan Ramadan Ada 6 kegiatan yang akan dilakukan oleh TP Pkk Kabupaten Kukar diantaranya adalah buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi, Pencanangan kampung angrek dan bimtek pengolahan Bunga angrek yang akan dilaksanakan pada Rabu tanggal 2 Juli di Desa Maluhu, Bimtek Tali Kur dan Sumbangan untuk Lansia miskin yang akan dilaksanakan di kilo & rempanga.

Sedangkan untuk pasar Ramadan dan pasar Murah akan dilaksanakan selama seminggu  Mulai dari tanggal 10 Juli hingga 17 Juli.  Asih Berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan kwalitas barang yang baik.

Di akhir Asih berharap kedepannya PKK dengan 10 Program prioritasnya dapat terus berjalan sesuai dengan Visi dan misi PKK juga tak terlapas dari Visi Misi gerbang raja.(hmp06-lina)

 

TP PKK Kukar Gelar Bimtek Pengolahan Ikan Bandeng, Bergizi Tinggi dan Mampu Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka Bimtek Pengelolaan Ikan Bandeng.

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka Bimtek Pengelolaan Ikan Bandeng.

TENGGARONG – Tim Penggerak PKK Kutai Kartanegara, Sabtu ( 20/6 ) menggelar bimbingan teknis pengolahan ikan bandeng bagi ibu – ibu rumah tangga ,PKK Desa / Kelurahan serta beberapa organisasi wanita yang berlangsung  di Pendopo Wakil Bupati Kukar Tenggarong.
Menurut Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron , kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan pengetahuan bagi ibu – ibu rumah tangga maupun anggota PKK Desa / Kelurahan tentang cara mengolah berbagai macam aneka menu makanan yang berasal dari ikan bandeng, bekerjasama dengan PKK Kecamatan Muara Jawa.
Ia juga mengakui bahwa selama ini, masyarakat kurang menyukai ikan bandeng karena banyak durinya.  Padahal ikan bandeng menurut penelitian Balai Pengembangan dan Penelitian Mutu Perikanan mempunyai kandungan omega-3 melebihi  kandungan omega-3 pada ikan salmon  dan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya penggumpalan keping-keping darah sehingga mengurangi risiko terkena arteriosklerosis dan mencegah jantung koroner.  Asam lemak ini juga bersifat hipokolesterolemik yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta berperan dalam pertumbuhan otak pada janin serta pendewasaan sistem saraf.
Hj-Asih-Qurnia-Ghufron-saat-menyaksikan-peserta-tengah-melakukan-praktek-pembersihan-ikan

Hj-Asih-Qurnia-Ghufron-saat-menyaksikan-peserta-tengah-melakukan-praktek-pembersihan-ikan

Melihat budidaya ikan bandeng di Kukar  yang berlimpah dan mempunyai gizi yang tinggi,  Tim Penggerak PKK Kukar sesuai dengan 10 program PKK selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat melalui PKK Desa/Kelurahan serta beberapa organisasi wanita untuk mengkonsumsi ikan bandeng sekaligus membuat berbagai macam aneka variasi olahan dari ikan bandeng.
Hj Asih Qurnia Ghufron berharap kepada para peserta mampu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bisa menerapkan ilmu yang didapat sehingga nantinya mampu menambah sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga. Sebelum acara praktek dimulai Hj Asih Qurnia Ghufron Yusuf menyerahkan alat perlengkapan berupa celemek dan pansit kepada para peserta. ( hmp 04 ).
peserta pelatihan saat mempraktekan pengolahan ikan bandeng

peserta pelatihan saat mempraktekan pengolahan ikan bandeng

TP PKK Kukar Lakukan Supervisi PKK Kecamatan, Istri Camat Wajib Turun Kedesa

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat memberikan pembekalan khusus kepada TP PKK Kecamatan (1)

TENGGARONG – Jajaran pengurus Tim pengerak PKK Kukar yang di ketuai Hj Asih Qurnia Ghufron, Senin ( 26/5 ) melakukan supervisi pelaporan evaluasi monitoring ( spem )  bagi pengurus tim penggerak PKK kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum Kecamatan kota Bangun ini diikuti pengurus PKK wilayah Ulu meliputi pengurus PKK kecamatan Kota Bangun, Muara Muntai, Muara Wis, Kenohan, Tabang dan Kecamatan Kembang Janggut.

Menurut Hj Asih Qurnia Ghufron, spem merupakan program rutin tahunan  Tim Penggerak  PKK Kukar untuk mengetahui sejauhmana peran aktif pengurus sekaligus memecahkan berbagai permasalahan  atau kendala yang dihadapi oleh PKK  Kecamatan atau desa dalam menjalankan 10 program pokok PKK, baik mengenai data – data, kesekretariatan maupun pembukuan serta tugas – tugas ditiap kelompok kerja (  pokja )  I,II,III dan IV.  Setiap data harus valid, benar dan bagus serta bisa dipertanggungjawabkan. Data tidak bisa dikarang, harus valid, akurat , sesuai dengan dilapangan dan selalu mengalami perubahan .

Keberadaan PKK merupakan mitra pemerintah dalam turut mensukseskan pembangunan, peran aktif pengurus sangatlah diharapkan. “  Dan wajib hukumnya kepada Ibu Camat untuk turun langsung ke kelurahan / desa dalam wilayahnya masing – masing, karena maju mundurnya suatu PKK merupakan bukti kemajuan pembangunan tergantung dari peran istri Camat yang ada di Kecamatan, “ tegas Hj Asih Qurnia Ghufron.

Hj Asih juga berharap, dukungan dan peran aktif para kader PKK dilapangan bekerjasama dengan dinas instansi terkait  mampu menjalankan program 10 program PKK dan program  prioritas lainnya   seperti program penanggulangan tuberkolosis atau penyakit paru, pembentukan dasa wisma di setiap kecamatan, kelurahan /desa bahkan hingga RT guna memudahkan pendataan, monitoring sekaligus koordinasi  dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat memberikan pembekalan khusus kepada TP PKK Kecamatan (2)

Ia juga berharap agar di setiap Kecamatan/kelurahan dan desa mampu membentuk Paud dalam menyiapkan generasi muda yang lebih dewasa dan mandiri. Paud merupakan pembentukan konsep diri, usia 0 – 3 tahun adalah masa emas / gold , pemberian pembelajaran harus sesuai usia anak, pola asuh jenjang anak lebih bagus untuk masyarakat.

Setelah kegiatan ini, mudah – mudahan ada perubahan yang signifikan, dan ilmu yang didapat tidak hanya mentok atau berdiri di tempat, dan harus di tranfer kebawahnya. Sementara itu, Sekcam Kota Bangun, Muhammad Dahlan menyambut baik kegiatan ini, dan berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan setahun sekali saja, namun dilakukan secara pertriwulan sehingga memudahkan untuk melakukan koordinasi dan menambah semangat para anggota untuk melakukan berbagai inovasi atau terobosan – terobosan baru. ( hmp 04 ).

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka SPEM (2)-1

Posyandu Kemuning Kelurahan Badak Ulu Kecamatan Muara Badak juara I lomba posyandu

Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Suminingsih saat mendapat Juara I Lomba Posyandu kategori Kabupaten Tingkat Provinsi Kalalimantan Timur pada Hari kesatuan gerak (HKG) ke 42 Di Kota Samarinda

Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Suminingsih saat mendapat Juara I Lomba Posyandu kategori Kabupaten Tingkat Provinsi Kalalimantan Timur pada Hari kesatuan gerak (HKG) ke 42 Di Kota Samarinda

Tenggarong- Salah Satu Program Kerja dari Pokja IV Tim Penggerak  PKK adalah  Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan kesehatan salah satunya Program Posyandu yang di Usung oleh Pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai kartanegara meraih berbagai penghargaan.
Penghargaan yang paling baru adalah Juara I Lomba Posyandu kategori Kabupaten Tingkat Provinsi Kalalimantan Timur yang diraih oleh Posyandu Kemuning Kelurahan Badak Ulu Kecamatan Muara Badak selain itu posyandu Kemuning juga pernah meraih Nominasi 6 besar lomba Posyandu Tingkat Nasional dan Kader Posyandu Kemuning Hj. Aspiah juga pernah meraih Juara Nasional kontes Kader Posyandu TAT pada tahun 2012.
Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Suminingsih mengatakan bahwa selain posyandu pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara juga pernah meraih juara III Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Propinsi Kalimantan Timur yang diraih oleh Desa Manunggl Jaya Kecamatan Tenggarong Sebrang, Juara III Kesatuan Gerak PKK KB-KES tingkat Propinsi Kalimantan Timur yang diraih oleh Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu dan juara III Lomba penyuluhan Asi Esklusif dan penimbangan Balita Tingkat Propinsi Kalimantan Timur  yang diraih oleh Kecamatan Loa Kulu.
Wanita Paruh Baya yang biasa dipangil Bu Sum juga menjelaskan bahwa selain persoalan Administasi posyandu dan memiliki kader yang cerdas, Posyandu Kemuning telah melakukan program Posyandu TAT(Tumbuh-Aktif-Tanggap) dengan terintegrasi dengan program Paud dan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB). “ Posyandu kemuning ini mengikuti perlombaan posyandu bukan posyandu TAT tetapi sudah sudah melaksanakan program posyandu peduli TAT” ungkapnya.
Ia juga sempat menjelaska apa itu posyandu TAT. Menurutnya Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap(TAT) adalah posyandu yang mampu melakukan upaya pemberdayaan keluarga dalam memantau dan memberi pola asus Tumbuh-Aktif-Tanggap pada anak balita. Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap merupakan program atau gerakan pemberdayaan keluarga untuk meningkatkan akses ibu dan anak Batita terhadap pelayanan Tumbuh-Aktif-Tanggap di posyandu TAT. Posyandu TAT merupakan upaya revitalisasi posyandu dalam menumbuhkan, mengembangkan, serta mengangkat harkat hidup, mertabat dan kemandirian masyarakat untuk meningkatkan  kualitas kesehatan anak balita yang sehat, cerdas, aktif dan tanggap melalui penyelenggaraan layanan Posyandu TAT.
Terakhir ia beharap posyandu yang sudah ada dapat lebih berkembang dan bisa lebih  mengembangkan posyandu dan kader posyandu sehingga program 1 desa satu posyandu dapat terlaksanan dengan baik. (hmp06-lina)

 

Dari Pelatihan Penyuluh dan Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis dan Kader Posyandu Peduli TAT(Tumbuh Aktif Tanggap) Asih: Bu lurah harus jadi ujung tombak

Narasumber Dr. Mauritz Silalahi,SpP saat memberikan pengarahan kepada para kader Dari Pelatihan Penyuluh dan Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis dan Kader Posyandu Peduli TAT(Tumbuh Aktif Tanggap)

Narasumber Dr. Mauritz Silalahi,SpP saat memberikan pengarahan kepada para kader Dari Pelatihan Penyuluh dan Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis dan Kader Posyandu Peduli TAT(Tumbuh Aktif Tanggap)

 

Tenggarong-Seratus orang kader kesehatan  dari Kader posyandu se-Kecamatan Tenggarong, Ketua PKK Kelurahan se Kecamatan Tenggarong dan Koordinator Posyandu Puskesmas Mangkurawang, Loa Ipuh dan Rapak Mahang mengikuti Pelatihan Penyuluh dan Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis dan Kader Posyandu Peduli TAT(Tumbuh Aktif Tanggap)pada Minggu (11/5) lalu.
Pelatihan yang di selenggarakan oleh Pokja IV TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara bekerja sama dengan PPTI (Perhimpunan Penanggulangan Tuberkulosis Indonesia) menghadirkan narasumber Dr. Mauritz Silalahi,SpP yang membahas masalah Tuberkulosis , Dr. Sahat Mangasi, MPH membahas masalah fungsi Pengawas Menelan Obat (PMO), Hj Suminingsih dan Hj Rahmawati membahas masalah Kader osyandu Peduli TAT(Tumbuh Aktif Tanggap).
 Saat ditemui usai acara Hj. Asih Qurnia Ghufron selaku Ketua TP PKK Kab. Kutai Kartanegara dan Juga Ketua PPTI (Perhimpunan Penanggulangan Tuberkulosis Indonesia) mengatakan Tingginya kasus TBC berisiko menimbulkan penularan pada masyarakat luas untuk itu Tp PKK Kukar  selalu bersinergi bersama PPTI Kab Kukar untuk meminimalisir penularan TB(Tuberkulosis).
 Walaupun saat ini sudah banyak kemajuan yang dicapai dalam penanggulangan TB tetapi masih besar tantangan dan permasalah TB yang harus dihadapi kedepanya, tak hanya bisa diberantas oleh Pemerintah daerah saja  tetapi juga harus bermitra melibatkan banyak sector termasuk PKK dan PPTI.
Asih sangat berharap  untuk Kutai Kartanegara, Ibu lurah merupakan ujung tombak  dari pembangunan sehingga diharapkan bisa menjadi koordinator PMo di tinggkat kelurahan  dan untuk PMO harus telaten dalam menangani penderita karena TB memerlukan waktu yang cukup lama dalam proses penyembuhan.” Harus sabar dan telaten sebagai pendamping minum obat bagi penderita karena biasanya memerlukan waktu 6-9 bulan penyembuhan dan sekali terlupa harus di ulang kembali” ungkapnya
Ia juga berharap nantinya penderita TB bisa diberantas habis dan Kutai Kartanegar bisa terbebas dari TB. Asih juga menambahkan bagi kader posyandu untuk bisa meningkatkan kwalitas dari yang hanya posyandu  bisa menjadi Posyandu TAT dengan selalu meningkatkan kepedulian sesuai dengan visi dan tugas yang di emban menjadi Kader.(hmp06-lina).

 

 

 

 

 

 

Kukar raih 12 Kategori lomba di HKG ke 42

Ketua PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron besama ketua TP PKK se Kalimantan Timur

Ketua PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron besama ketua TP PKK se Kalimantan Timur

Samarinda- TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara  berhasil menyabet 12 kategori Lomba pada Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (Bulbak GRM) ke-11 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 yang  dilaksanakan di halaman GOR Segiri, Samarinda pada Senin(21/04) lalu.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peringatan Hari Hari Kartini yang di tandai dengan pemberian karangan bunga oleh anak-anak TK yang menggunakan Baju khas daerah dan baju cita-citaqu.  Asih juga sempat mendapatkan sepucuk Bunga yang di berikan oleh anak-anak TK pada peringatan tersebut. Selain itu peringatan HKG ke 42 juga di meriahkan dengan kehadiran artis Ibukota Ari Untung dan Venita

Saat ditemui usai acara Ketua PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron  mengatakan ia sangat bangga atas kerja keras yang di lakukan oleh TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara atas prestasi yang telah dilakukan. “ Sedikit terbayarkan dengan prestasi yang di dapat pada HKG Kali ini, tapi ada juga kesusksesan yang tertunda  dan akan di perbaiki pada HKG tahun depan” ungkap Asih.

Asih juga berharap kedepanya TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara  untuk lebih mempelajari dan memahami  juga meningkatkan kualitas program yang di usung PKK dalam 10 Program PKK. Selain itu ia meminta TP PKK untuk lebih Fokus  lagi membantu pembangunan  yang ada di Kutai kartanegara demi mendukung program Gerbang raja yang di usung Bupati Kutai Kartanegara.

Ketua PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron  saat menerima piala dan penghargaan juara II panji-panji

Ketua PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron saat menerima piala dan penghargaan juara II panji-panji

Ia juga berpesan kepada Kader untuk lebih Tegas, Cerdas dan Pintar. Artinya Kader harus bisa cepat  mempelajari lingkungan sehingga dapat melihat program mana yang belum berjalan dengan baik dan bisa menyelesaikan program itu secepatnya. Kader juga harus sigap  mana kegiatan yang belum maju dan terlaksana seperti kata Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak  yang berharap adanya satu desa satu paud.

Kutai kartanegara Dalam HKG ke 42 meraih juara II Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan, Juara I Kategori  Kabupaten Lomba Posyandu terbaik, Juara III Penyuluhan Kader Posyandu , Juara Harapan III Lomba Pidato, Juara III Kategori Kabupaten Lomba Pelaksanaan terbaik  Kesatuan gerak  PKK –KB Kesehatan, Juara  Harapan III Lomba Benner, Juara Harapan III Lomba busana Kerja, Juara Harapan III Lomba Bina Keluarga  Balita (BKB), Juara III  Display Pameran, Juara III  Kategori Kabupaten  Lomba Prilaku  hidup bersih  dan sehat  (PHBS)di rumah Tangga, Juara Lomba II  Lomba Cipta  Alat permainan  edukatif(APE),  Juara Harapan I Lomba  UP2K  PKK.(hmp06-lina)AA

 

Welcome Party HKG ke 42, Asih di daulan menjadi Bunda penggerak Lingkungan

Asih Qurnia Ghufron( baju Unggu corak ulap doyo) saat Bersama para ketua TP PKK se Kalimantan Timur usai di daulat menjadi Bunda Penggerak Lingkungan

Asih Qurnia Ghufron( baju Unggu corak ulap doyo) saat Bersama para ketua TP PKK se Kalimantan Timur usai di daulat menjadi Bunda Penggerak Lingkungan

Samarinda- Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 42 Tahun 2014 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan Di Kota Samarinda, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara ikut turut serta memeriahkan HKG ke 42 dengan menurunkan sekitar 70 Orang Anggota TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hj. Asih Qurnia Ghufron  selaku Ketua TP PKK Kabupaten Kutai kartenagara yang di dampingi  oleh penasehat TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Dayang Kartini Saukani juga di daulat menjadi Bunda Penggerak Lingkungan pada malam welcome party HKG ke 42, Sabtu(19/04) di Lamin Etam kantor Gubernur Kalimantan Timur.
welcome party 2Acara yang di buka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk Ishak di meriahkan dengan peragaan busana Sarung Samarinda yang dipadu-padankan sehingga menghasilkan gaun-gaun yang indah.
Saat ditemui usai acara Asih mengatakan bahwa ia cukup bangga dan senang dapat kembali hadir dan mengikuti ajang HKG yang digelar setiap tahun. Ini merupakan ajang silaturahmi dan ajang tukar pikiran bagi para pengurus maupun  kader PKK agar selalu mendapat ilmu dan pengalaman baru.
Untuk menyambut HKG kali ini ungkapnya, ia dan tim telah mempersiapkan dengan sabaik-baiknya mulai dari lomba kesekretariatan hingga out bound. Asih juga berharap persiapan yang telah lama dilakukan janganlah disiasiakan.” Kalah menang itu biasa dan semoga Allah meridhoi kita semua” ungkap Asih
Dengan mengenakan setelan unggu bermotif ulap doyo sebagai kain khas Kutai Kartanegara Asih berharap nantinya Kukar bisa merebut juara dan menjadi yang terbaik pada HKG kali ini(hmp06-lina)

 

Older posts «