Monitoring dan Pembinaan UP2K di Bukit Biru Tenggarong

Wakil Ketua I TP.PKK Kukar Hj Dayang Sapiah Alwy saat menyampaikan sambutan (3)

TENGGARONG – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu ( 16/8 ) melakukan Kegiatan monitoring dan pembinaan kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga UP2K di Kelurahan Bukit Biru Kecamatan Tenggarong.  Menurut Ketua TP PKK Kukar diwakili Hj Dayang Sapiah Alwy mengatakan latar belakang kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti  10 ( sepuluh ) program kerja  TP PKK Kukar khususnya kelompok kerja ( pokja ) II.
Hj Dayang sapiah Alwi berharap melalui kegiatan ini mampu meningkatkan ilmu pengetahuan para pengurus dan anggota TP PKK Kelurahan Bukit Biru Tenggarong,  dan iapun merasa salut dan bangga atas kreatifitas ibu – ibu yang tergabung pengurus TP PKK Kelurahan Bukit Biru Tenggarong, dengan beraneka ragam produk home industri atau olahan yang dibuat seperti amplang, keminting, kerupuk singkong, kerupuk ikan, keripik nangka , jenang atau dodol, keripik tempe dan aneka produk olahan lainnya.  Produk inipun sudah tak asing lagi bagi warga yang ada di Kelurahan Bukit Biru Tenggarong serta beberapa kecamatan di Kukar bahkan di luar Kalimantan Timur, karena sering dijadikan oleh – oleh atau buah tangan untuk sanak saudara yang ada di luar Kalimantan. Dan inipun berdampak dengan peningkatan pendapatan keluarga, jelas Hj Dayang Sapiah Alwi.
Ia juga mengingatkan kepada ibu – ibu untuk tidak menggunakan vetsin dalam prouk olahan, gunakan alternatif lain seperti  menggunakan bawang putih, gula dan garam. Buat kemasan yang baik  dan harga yang sangat terjangkau, jangan lupa cantumkan komposisi bahan dan batas kadarluasa produk.
Wakil Ketua I TP.PKK Kukar Hj Dayang Sapiah Alwy saat memberikan uang pembinaan (2)
Dan ada khabar gembira  khususnya bagi ibu – ibu anggota PKK khususnya yang bergerak dibidang UP2K, bahwa saat ini TP PKK Kukar yang beralamatkan di Jalan Ahmad Yani Tenggarong, telah dibentuk koperasi selain menjual sembilan bahan pokok, pihaknya juga menerima titipan hasil – hasil produk UP2K. Dan hasil – hasil produk UP2K ini selain dijual oleh pengurus TP PKK Kukar, nantinya juga akan diikut sertakan pada pameran – pameran baik di tingkat kabupaten, provensi maupun nasional.
Untuk itu, Hj Dayang Sapiah Alwi berharap dukungan , bantuan atau pembinaan dari pihak kelurahan Kecamatan Tenggarong serta dinas instansi terkait sehingga program ini dapat berjalan terus dan lancar. Acara ditandai juga dengan penyerahan uang pembinaan yang diterima Sekretaris TP PKK Kelurahan Bukit Biru Eni Supriati yang disaksikan Ketua Pokja II TP PKK Kecamatan Tenggarong, Yus Ardiansyah. Hj Dayang Sapiah Alwi berharap agar  bantuan yang diberikan  jangan dinilai besarnya namun ini merupakan wujud kepedulian TP PKK Kukar, khususnya pokja 2  sehingga usaha UP2K di Kelurahan Bukit Biru kecamatan Tenggarong dapat berkembang dan maju. Selesai melakukan kegiatan monitoring dan pembinaan UP2K di Kelurahan Bukit Biru Tenggarong, dihari yang sama rombongan juga melakukan kegiatan yang sama di Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong. ( HMP4).

Honor Guru Paud Jadi Perhatian TP PKK Kukar

paud2

TENGGARONG – Masih minimnya honor guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang masih jauh dibawah standar UMR (Upah Minimum Regional). Menyoroti hal tersebut Tim Penggerak (TP) PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) menjadi perhatian serius dalam memberikan peningkatan kesejahteraan bagi guru Paud.

Sebut saja salah satunya di Kelompok Bermain (KB) Paud Mentari Jalan Supoyono, Kelurahan Timbau Tenggarong yang merupakan Paud binaan PKK Kukar. Dalam kunjungan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron didampingi Pengurus Pokja II dan anggota lainnya melihat langsung kondisi yang ada, Selasa (2/9) lalu.
Kedatangan Ketua TP PKK Asih di KB Mentari sekaligus memberikan pembinaan melalui Pelatihan Pengembangan Proses Belajar Mengajar (PBM) bagi Pendidik dan Pengelola Pos Paud dengan mendatangkan pemateri dari Paud Loa Kulu.
Terkait dengan honor guru tersebut, Ketua TP PKK Kukar Asih mengatakan di KB Mentari tidak ada honor yang khusus melainkan lebih kepada keikhlasan atau kesukarelaan guru, “Honor guru di Paud ini masih dibawah standar UMR dan lebih kepada keikhlasan dan sukarela. Artinya tidak ada honor yang khusus,” katanya.
Diakuinya memang ada biaya untuk sekolah, namun hanya dapat digunakan memenuhi makan anak didik dan fasilitas seperti kelengkapan alat tulis dan sebagainya.
Menurut Asih, kendati demikian guru-guru Paud yang ada di KB Mentari, keikhlasan yang tinggi betul-betul dirasa sangat luar biasa.
“Kita akan memulai pembenahan yang baik untuk guru Paud supaya lebih sejahtera, tentunya akan dibicarakan bagaimana guru Paud ini nantinya bisa merasakan kesejahteraan,” ujarnya.
Ditambahkan Asih, pembenahan akan dilakukan TP PKK Kukar melalui program Pokja II “Inilah yang akan dibicarakan bersama agar kesejahteraan guru Paud bisa terwujud,”. Pungkasnya. (Irwan/hmp04)

Guru dan Pengelola Pos Paud Dilatih PBM

paud

TENGGARONG – Proses Belajar Mengajar (PBM) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk diketahui oleh semua pendidik Paud mulai dari pengelolaan pembelajaran sentra hingga pengaturan halaman bermain anak. Untuk memberikan pengetahuan tersebut Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Pokja II menggelar Pelatihan Pengembangan PBM bagi pendidik dan pengelola Pos Paud. Kegiatan tersebut diikuti para guru Paud binaan PKK dibuka Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron, Selasa (2/9) berlangsung di POS Paud Mentari Jl. Supoyono, Timbau, Tenggarong.
Dikatakan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron pembinaan guru Paud ini merupakan tindak lanjut dari 10 program pokok PKK melalui Pokja II. Pelatihan ini sangat penting untuk menambah wawasan guru Paud, “Di era teknologi saat ini saya percaya guru-guru Paud sudah duluan belajar melalui IT (Teknologi Informasi). Artinya untuk melatih anak usia dini 0-3 tahun sampai 6 tahun semuanya ada tata caranya,” katanya.
Untuk itu saya mengingatkan prinsip-prinsip dalam mendidik anak jangan sampai kehilangan masa emasnya. Masa emas ini kata Asih sangat luar biasa, “Guru Paud harus paham dengan masa emas dan saya merasa terpanggil untuk dapat memberikan yang terbaik bagi kelangsungan proses belajar mengajar anak dengan asuhan dan belaian kasih sayang,” ujarnya.
Menurut Asih, dirinya menyakini anak di usia 4 tahun, Insya Allah sudah memiliki kedisiplinan terutama dalam agama, walaupun dia bermain dimanapun akan meluangkan waktunya melaksanakan sholat 5 waktu. Karna  sudah dilatih oleh orang tuanya.
Ditambahkan Asih, PKK terus melakukan pembinaan guru-guru Paud dalam PBM yang terbaik sehingga hasilnya akan berkualitas bagi anak didik. “Kalau pembelajaran tersebut sesuai kreteria, aturan yang ada, Insya Allah hasilnya  pun akan berkualitas terhadap anak didiknya,” katanya.
Sementara itu salah satu pemateri Yuyun Yuliati, S.Pd AUD dari Paud Loa Kulu memaparkan ada beberapa aspek yang harus diketahui dalam mendidik anak usia dini diantaranya, ada bahasa, koknitif seni, sosial emosional, agama dan lainnya sesuai dengan Permen 58/2009 tentang standar Paud. “Aspek-aspek ini harus dipelajari kembali sesuai Permen 58 dalam proses belajar mengajar Paud termasuk apa saja yang harus disiapkan dalam pembelajaran,” katanya.
Adapun transisi tambah Yuyun yakni menyiapkan waktu selesai bermain, anak-anak diberi waktu pendinginan misalnya mengajak bernyayi, tebak-tebakan, dan bermain. “Kegiatan ini dimaksudkan agar anak kembali tenang. Kemudian pijakan sebelum bermain duduk melingkar bersama anak kemudian mengucapkan salam, siapa yang tidak hadir, kemudian berdoa bersama dilanjutkan dengan penyampaian tema hari ini serta mengenalkan semua tempat dan alat main yang sudah disiapkan,”. Jelasnya.
Pelatihan guru Paud diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa seragam Paud Mentari diserahkan oleh Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron didampingi Koordinator Pokja II Hj Dayang Sapiah Alwi diterima Pengelola Paud Mentari. Kegiatan ditutup oleh Ketua Pokja II TP PKK Kukar Hj Hamidah Erwin. (irwan/hmp04)

SMK YPK Tenggarong Disuluh Bahaya Narkoba

penyuluhan

TENGGARONG – Sebagai mitra Pemerintah Daerah Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memberikan pembinaan kepada siswa-siswi yang ada di Kukar dengan mensosialisasikan Jaringan Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba (Jarwasnaba) melalui Program Pokja I PKK Kukar.
Salah satunya di SMK YPK Tenggarong yang diikuti 75 siswa-siswi kelas II, dan dibuka  Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron dihadiri Kepala Sekolah SMK YPK Jonathan Palinggi, Ajun Inspektur Moch. Darsono Sat Narkoba Polres Kukar berlangsung di Ruang Kelas SMK YPK, Senin (1/9) Tenggarong.
Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron mengatakan dipilihnya SMK YPK  Tenggarong merupakan sosialisasi lanjutan yang dilakukan TP PKK Pokja I untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi pentingnya pengetahuan tentang bahaya narkoba. “Pengetahuan ini sangat penting diketahui bagi siswa-siswi dalam menangkal bahaya narkoba, yang dapat merusak kehidupan,” katanya.
pkk penyuluhan
Menurut Asih, TP PKK Kukar menitipkan tentang Jaringan Remaja Waspada Narkoba (Jarwasnaba) khususnya bagai siswa-siswi yang ada di setiap sekolah termasuk di SMK YPK Tenggarong. “Melalui Jarwasnaba ini siswa-siswi dapat memahami bahaya narkoba, dan bisa berbagi kepada teman-temannya agar waspada dan menghindari narkoba,” ujarnya.
Menurutnya, tidak hanya dilingkungan sekolah melainkan di lingkungan keluarga dan masyarakat juga harus diketahui agar benar-benar dapat terhindar dari bahaya narkoba, “Dengan menjauhi narkoba Insya Allah anak-anak didik akan hidup sehat dan berprestasi,” katanya.
Dia berharap para siswa-siswi harus dibentengi dengan iman dan takwa kepada Allah, artinya lanjut Asih tidak akan mudah tergoda akan narkoba, “Jauhi narkoba perusak sistem tubuh seperti jantung, otak paru dan sebagainya. Dengan menjauhinya hidup akan lebih ringan,” katanya.
Dia juga mengajak sekaligus menghimbau kepada orang tua maupun para guru agar selalu memantau perkembangan putra-putrinya terutama saat pulang sekolah. “Mendidik anak yang menginjak masa remaja tidaklah gampang, untuk itu mari lakukan komunikasi dan pendekatan kepada anak dan memberikan nasehat-nasehat agar dapat memilah mana yang baik dan mana yang harus dihindari,”. Harapnya.
Dalam sosialisasi itu Ajun Inspektur Darsono memberikan penjelasan terkait hukum dan bahaya narkoba mulai dari Undang-undang Narkotika (UURI No.35/2009), Psikotropika (UURI No.5/1997), dan Kesehatan UURI No. 36/2009. Termasuk penjelasan jenis-jenis  nya seperti Ganja, Chatinone, Shabu dan lainnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan dana operasional Osis SMK YPK Tenggarong diserahkan Ketua Pokja I TP PKK Kukar Hj  Suryati Safur. (irwan/hmp04)
penyuluhan 2

Bukan PKK Namanya jika tak terus belajar, berinovasi dan berkarya

batam (1)

Batam-“Bukan PKK Namanya jika tak terus belajar, berinovasi dan berkarya untuk mewujutkan Masyarakat sejahtera” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron didampingi oleh Wakil ketua III Dayang Safiah Alwi, Bendahara PKK Aan Hasanah dan ketua Pokja 2 Hamidah Erwin saat melakukan Bimtek Pengelolaan Panganan Bahan dasar Buah  Naga dan Pisang di Kota Batam pada Jumat(5/9) di Villa Kek Pisang, Batam.

Ia juga menambahkan bahwa Bimtek tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan potensi dan kualitas TP PKK Kab Kukar khususnya untuk pokja 2 dalam meningkatkan kualitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Asih Juga berharap nantinya setelah melakukan kunjungan dan mempelajari bagaimana proses dan tata cara pembuatan  kue bisa di adopsi di Kutai Kartanegara.

Disatu sisi tambah Asih, Kutai Kartanegara  memiliki banyak varian Buah pisang dan Buah naga yang bisa diolah menjadi panganan yang lezat. Dengan melakukan Bimtek ini, PKK berharap bisa membantu masyarakat mengolah bahan  makanan seperti pisang dan buah naga  menjadi panganan yang berfariasi, sehat dan lezat.

“ Saya kira semua pisang dapat dibuat menjadi Kek pisang  tetapi ternyata pisang-pisang tersebut memiliki ketahanan berbeda-beda bila diolah menjadi panganan khusunya kek pisang ini” ungkapnya.  Mungkin kalau hanya untuk membuat ala rumahan pisang apa saja bisa dipakai karena kutai kartanegara mempunyai banyak sekali ragam pisang seperti pisang kepok, pisang raja dan pisang Rutai khas Kutai Kartanegara tetapi bila dibuat untuk bisnis sekelas Villa kek pisang perlu banyak belajar dan percobaan untuk menghasilkan yang terbaik.

batam 3

Asih Juga mengatakan Pisang yang diolah di Villa Kek Pisang  hampir sama dengan pisang Khas Kutai Kartanegara yaitu pisang Rutai tetapi nantinya ia dan TP PKK akan mencoba dan mempelajari apakah hasilnya bisa maksimal  bila menggunakan Pisang Rutai seperti bila menggunakan pisang yang ada di Villa Kek pisang Batam.

Diakhir percakapan Asih berharap nantinya ilmu ini bisa ditranfer  kembali kepada kader-kader PKK yang berada di bawah naungan pokja 2  maupun masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sesuai dengan program Bupati Kutai Kartanegara melalui Gerbang raja dan juga nantinya bisa menjadi salah satu oleh-oleh Khas Kutaikartanegara.

Perlu diketahui Villa Kek Pisangyang berada di Kota Batam berdiri mulai tanggal 20 Februari 2007 dan awalnya merupakan sebuah industri rumahan yang sangat sederhana hingga kemudian berkembang menjadi perusahaan retail terbesar yang menggarap pasar oleh-oleh khas Batam. “VILLA”   sendiri diambil dari sebuah nama tempat dimana lokasi pertama usaha tersebut didirikan yaitu Villa Muka Kuning Batam.

Usaha yang didirikan oleh Selvia Nurlia dan sang suami  Denny Delyandri awalnya bermodal hanya 2 Juta Rupiah dan saat ini sudah beromzet milyaran Rupiah perbulan dan sudah memiliki puluhan kios di berbagai wilayah seluruh Indonesia. Tak hanya kek pisang saja, saat ini sudah ada berbagai ragam rasa  seperti kek buah naga dan Kue Bingke. Disamping itu, Villa Kek Pisang juga mempunyai lebih dari 200 item produk consignment dari berbagai supplier termasuk produk-produk dari UMKM sekitar Batam dan Kepulauan Riau.(hmp06-lina)

TP PKK Kukar Peduli Santuni 50 Orang Lansia

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufronmelakukan foto bersama  usai melakukan kunjungan

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufronmelakukan foto bersama usai melakukan kunjungan

 

TENGGARONG –Bulan Ramadhan merupakan bulan suci dan penuh berkah bagi umat Muslim. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim melatih diri untuk melawan hawa nafsu, bersikap sabar, penuh syukur dan banyak  beramal untuk menolong sesama.  Pada momen ini pula, yang dilakukan oleh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara yang diketuai Hj Asih Qurnia Ghufron, Sabtu ( 12/7 ) melakukan penyerahan bantuan makanan tambahan dan sejumlah uang sebagai tanda hati bagi lansia tidak mampu . Bantuan tersebut diberikan kepada 50 ( lima puluh ) orang lansia yang tergabung dalam Posyandu Kamboja dan Setia Kawan Rapak Mahang KM.6 Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong.
Menurut Hj Asih Qurnia Ghufron, bantuan yang diberikan merupakan agenda rutin tahunan dan salah satu dari 10 ( sepuluh ) program pokok PKK Kukar, dan Alhamdulillah dari 10 ( sepuluh ) program PKK  75 %  sudah dilaksanakan di 18 kecamatan.  Dan kegiatan seperti ini, Insya Allah akan terus berlanjut, dan janganlah dinilai besarnya, tetapi ini merupakan wujud peduli dan tali asih jajaran pengurus TP PKK Kukar, harap Asih.
Untuk itu, ia menghimbau kepada para lansia agar rutin datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatannya, sekaligus mematuhi saran atau larangan yang diberikan oleh dokter. Kemudian mengisi berbagai kegiatan dibulan ramadhan suci ramadhan ini , dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah, berzikir sekaligus meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Hj Asih Qurnia Ghufron juga menghimbau kepada seluruh RT, agar segera membentuk dasa wisma dan posyandu  dilingkungannya , selain untuk meningkatkan silaturahmi dengan warganya sekaligus memudahkan koordinasi dan mengontrol warganya apabila terjangkit penyakit dan segera diobati. Kader dasa wisma harus pintar, tanggap dan terampil sehingga bisa segera mengatasi berbagai masalah yang ada disekitarnya,  ungkap Hj Asih Qurnia Ghufron.
Hj. Asih Qurnia Ghufron ketua TP PKK Kab. Kukar Penyerahan secara simbolis kepada anggota Posyandu Lansia

Hj. Asih Qurnia Ghufron ketua TP PKK Kab. Kukar Penyerahan secara simbolis kepada anggota Posyandu Lansia

Sementara itu, masih dalam rangkaian memeriahkan dan menyemarakan bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah, TP PKK Kukar menggelar berbagai acara diantaranya  buka puasa bersama, sholat magrib dan dilanjutkan dengan Sholat Tarawih berjama’ah yang diisi dengan tausiyah, pasar ramadhan dan pasar murah , mulai tanggal 10 s/d 17 juli 2014, dari pukul 09.00 s/d 12.00 wit, serta penyerahan bantuan makanan tambahan bagi lansia, tambah Hj Asih Qurnia Ghufron.
 kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia( hmp 04 ).
Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyampaikan sambutan pada acara pemberian makanan tambahan bagi lansia

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyampaikan sambutan pada acara pemberian makanan tambahan bagi lansia

TAS TALI KUUR BERHARGA TINGGI

Para ibu - ibu anggota PKK dari berbagai kelurahan di Tenggarong secara berkelompok belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

Para ibu – ibu anggota PKK dari berbagai kelurahan di Tenggarong secara berkelompok belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

TENGGARONG, Tali Kuur yang dalam benak kita biasanya hanya dipakai untuk kelengkapan seragam pramuka ternyata ditangan ibu – ibu PKK Kukar dapat dijadikan tas cantik dengan harga yang relatif tinggi, hal ini terlihat dalam  kegiatan Bimbingan Teknis (bintek) sulam tali Kuur, yang dilaksanakan Tim Penggerak (TP) PKK Kutai Kartanegara (Kukar) di pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (5/7) Lalu.

Bintek dibuka oleh Ketua TP PKK Kukar Hj. Asih Qurnia Ghufron dan diikuti 55 orang peserta yang berasal dari para anggota PKK dari berbagai Kelurahan di wilayah kecamatan Tenggarong.

Adapun narasumber dalam bintek ini sebanyak 10 orang yang didatangkan dari desa Loa Raya kecamatan Tenggarong Seberang, dimana di desa tersebut tas dari tali kuur telah diproduksi.

Asih Qurnia mengatakan bintek  bertujuan memberikan keterampilan tentang pembuatan tas dari sulaman tali kuur, sehingga dari tali – tali ini tersebut  tercipta sebuah tas yang bernilai seni dan berharga tinggi, “Karena dari tas tali kuur ini  harganya lumayan tinggi, yakni sekitar Rp. 300 ribu perbuah” Ujar Asih

belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

belajar menyulam tali Kuur untuk dibuat menjadi Tas cantik, pada acara Bintek teknik sulam tali Kuur.

Asih berharap dengan bintek sulam tali kuur menjadi tas ini dapat menambah pendapatan ibu – ibu anggota PKK sehingga dapat membantu para suami dalam memenuhi kebutuhan rumahtangganya sekaligus dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Semntara itu untuk pembuatan satu buah tas, manurut Asih memerlukan waktu 3 – 5 hari, dengan ukuran dan bentuk yang beaneka ragam serta  corak dan ornamen yang beragam pula.

Dijelaskan Asih TPPKK Kukar telah banyak melakukan berbagai macam bimbingan kepada para anggotanya, baik oleh kesekretariatan maupun pokja – pokja dan telah  dilaksanakan di 18 kecamatan di Kukar, “Yang baru – baru ini kita laksanakan yaitu bimbingan pengolahan ikan bandeng dan yang akan datang akan melakukan bimbingan terhadap miskin lansia” Pungkas Asih Qurnia (hmp 12).

Tim PKK Kab Kukar Kembali Gelar Pasar Murah

Tampak Kepengurusan PKK Tengah Menyiapkan Barang Barang yang Akan DiJual Kepada Masyarakat

Tampak Kepengurusan PKK Tengah Menyiapkan Barang Barang yang Akan DiJual Kepada Masyarakat

TENGGARONG, Dalam rangka  melaksanakan bulan suci Ramadan 1435  H dan mahalnya akan kebutuhan bahan pokok, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan pasar murah  untuk Sembilan kebutuhan bahan pokok. Kegiatan pasar murah dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Jalan Ahmad Yani Tenggarong, Kamis (10/7).

Ketua Panitia Penyelenggara Pasar Murah Hj Hamidah Erwin yang juga Ketua Pokja II yang membidangi bidang Pendidikan, ketrampilan dan koperasi menjelaskan,tujuan dari kegiatan pasar murah ini merupakan kegiatan Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara setiap tahun menjelang bulan puasa, karena banyaknya masyarakat yang sangat membutuhkan kebutuhan Sembilan bahan pokok seperti minyak,gula,beras,teh dan lain sebagainya.

Hamidah berharap  dengan diadakannya kegiatan pasar murah yang digelar Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara ini, mudah mudahan bisa membantu masyarakat khususnya masyarakat ekonomi lemah agar bisa membeli di sini, Karena saat ini harga kebutuhan bahan pokok disetiap bulan Ramadan sangat melambung tinggi, dan sulit terjangkau oleh masyarakat kita,dimana kita disini menjualnya ada perbedaan sedikit dari pasar misalnya harga dipasaran  Rp 12.500, kita disini mematoknya dengan harga Rp 12.000.” jelasnya.

Adapun pelaksanaan pasar murah oleh Tim PKK Kabupaten Kutai Kartanegara  dimulai dari tanggal 10 hingga 17 Juli dengan menyediakan barang barang yang dijual diantaranya, beras raja lele, bimoli special, blue band, big cola, emping, gula, kacang kupas,minyak makan sovia, tepung segitiga biru dan lain sebagainya…/// hmp -3 ////

 

Buka Puasa Bersama jadi ajang Silaturahmi PKK

Suasana Zikir bersama saat acara Buka bersama PKK Kabupaten Kutai kartanegara

Suasana Zikir bersama saat acara Buka bersama PKK Kabupaten Kutai kartanegara

Tenggarong-Untuk menyambung Tali silaturahmi, Tim Penggerak PKK kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan Buka Puasa Bersama pada Minggu(29/06) di Sekertariat TP PKK Kukar Tenggarong. Acara yang dihadiri oleh  Seluruh keluarga besar TP PKK Kukar di mulai dengan pembacaan zikir oleh Ustad Solihin dan diakhiri dengan sholat Tarawih Bersama.

Dalam sambutanya Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus Tim penggerak PKK Kabupaten Kukar dan keluarga besar TP PKK Kabupaten Kutai kartanegara. “ Dengan Buka Puasa bersama di sekertariat PKK, saya berharap dapat mempertemukan para anggota PKK Kukar di masing-masing pokja untuk berkumpul dan bersilaturahmi  karena selama ini para anggota sibuk dengan pekerjaan di masing-masing pokja”imbuhnya

Selain itu selama Bulan Ramadan Ada 6 kegiatan yang akan dilakukan oleh TP Pkk Kabupaten Kukar diantaranya adalah buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi, Pencanangan kampung angrek dan bimtek pengolahan Bunga angrek yang akan dilaksanakan pada Rabu tanggal 2 Juli di Desa Maluhu, Bimtek Tali Kur dan Sumbangan untuk Lansia miskin yang akan dilaksanakan di kilo & rempanga.

Sedangkan untuk pasar Ramadan dan pasar Murah akan dilaksanakan selama seminggu  Mulai dari tanggal 10 Juli hingga 17 Juli.  Asih Berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan kwalitas barang yang baik.

Di akhir Asih berharap kedepannya PKK dengan 10 Program prioritasnya dapat terus berjalan sesuai dengan Visi dan misi PKK juga tak terlapas dari Visi Misi gerbang raja.(hmp06-lina)

 

TP PKK Kukar Gelar Bimtek Pengolahan Ikan Bandeng, Bergizi Tinggi dan Mampu Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka Bimtek Pengelolaan Ikan Bandeng.

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka Bimtek Pengelolaan Ikan Bandeng.

TENGGARONG – Tim Penggerak PKK Kutai Kartanegara, Sabtu ( 20/6 ) menggelar bimbingan teknis pengolahan ikan bandeng bagi ibu – ibu rumah tangga ,PKK Desa / Kelurahan serta beberapa organisasi wanita yang berlangsung  di Pendopo Wakil Bupati Kukar Tenggarong.
Menurut Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron , kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan pengetahuan bagi ibu – ibu rumah tangga maupun anggota PKK Desa / Kelurahan tentang cara mengolah berbagai macam aneka menu makanan yang berasal dari ikan bandeng, bekerjasama dengan PKK Kecamatan Muara Jawa.
Ia juga mengakui bahwa selama ini, masyarakat kurang menyukai ikan bandeng karena banyak durinya.  Padahal ikan bandeng menurut penelitian Balai Pengembangan dan Penelitian Mutu Perikanan mempunyai kandungan omega-3 melebihi  kandungan omega-3 pada ikan salmon  dan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya penggumpalan keping-keping darah sehingga mengurangi risiko terkena arteriosklerosis dan mencegah jantung koroner.  Asam lemak ini juga bersifat hipokolesterolemik yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta berperan dalam pertumbuhan otak pada janin serta pendewasaan sistem saraf.
Hj-Asih-Qurnia-Ghufron-saat-menyaksikan-peserta-tengah-melakukan-praktek-pembersihan-ikan

Hj-Asih-Qurnia-Ghufron-saat-menyaksikan-peserta-tengah-melakukan-praktek-pembersihan-ikan

Melihat budidaya ikan bandeng di Kukar  yang berlimpah dan mempunyai gizi yang tinggi,  Tim Penggerak PKK Kukar sesuai dengan 10 program PKK selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat melalui PKK Desa/Kelurahan serta beberapa organisasi wanita untuk mengkonsumsi ikan bandeng sekaligus membuat berbagai macam aneka variasi olahan dari ikan bandeng.
Hj Asih Qurnia Ghufron berharap kepada para peserta mampu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bisa menerapkan ilmu yang didapat sehingga nantinya mampu menambah sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga. Sebelum acara praktek dimulai Hj Asih Qurnia Ghufron Yusuf menyerahkan alat perlengkapan berupa celemek dan pansit kepada para peserta. ( hmp 04 ).
peserta pelatihan saat mempraktekan pengolahan ikan bandeng

peserta pelatihan saat mempraktekan pengolahan ikan bandeng

Older posts «