Kader PKK Harus Pintar dan Kreatif

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka bimtek pembuatan makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman di Pendopo Wakil Bupati Kukar

Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka bimtek pembuatan makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman di Pendopo Wakil Bupati Kukar

TENGGARONG –  Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan secara berkelanjutan, dan gizi merupakan salah satu faktor penentu utama kualitas sumber daya manusia. Gambaran permasalahan gizi makro di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu masih adanya kasus gizi buruk terhadap 43 balita. Masalah gizi mempunyai dimensi yang sangat luas, tidak hanya disebabkan oleh masalah kesehatan saja, tetapi juga karena masalah ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan dan lingkungan. Ditingkat keluarga keadaan gizi dipengaruhi oleh beberapa hal seperti tingkat persediaan pangan ditingkat rumah tangga, daya beli, perilaku, pengetahuan, pola asuh anak dan infeksi penyakit. Dengan latar belakang itulah, TP PKK Kabupaten Kukar, khususnya pokja III menggelar bimbingan teknis pembuatan makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman bagi tim penggerak PKK,  Kader PKK itu harus pintar, kreatif dalam mengolah berbagai hal untuk menu makanan putra putri tercinta kita. Demikian dikatakan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat membuka bimbingan teknis pembuatan makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman bagi tim pembina PKK Pokja III kecamatan dan kelurahan/desa se – Kecamatan Tenggarong, yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Kamis ( 3/4 ).

Hj Asih Qurnia Ghufron juga mengatakan, kita patut berbangga hati karena kita ikut mendapat kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah untuk mengambil bagian dalam meminimalisir timbulnya balita kasus gizi buruk dalam proses bimbingan teknis pembuatan menu balita beragam, bergizi, seimbang dan aman. Dan justru peran kita Tim Penggerak PKK sangat penting dan mendasar, karena kita secara langsung yang akan memberikan penyuluhan pada masyarakat dalam pemanfaatan bahan makanan lokal untuk dibuat menu makanan yang beragam, sehingga balita tidak ada rawan pangan. Namun sebagai mitra pemerintah Tim Penggerak PKK tetap bisa bekerjasama dengan SKPD terkait. Oleh karena itu, melalui bintek pembuatan menu balita beragam, bergizi, seimbang dan aman ini sangat tepat dan sangat berguna bagi kita para Tim Penggerak khususnya pokja III, agar kita lebih memahami bagaimana menilai dan mengawasi tumbuh kembang balita, dan mengetahui bagaimana memperbaiki adanya gangguan tumbuh kembang pada balita, khususnya masalah gizi.

Hj Asih Qurnia Ghufron berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti bintek ini dengan seksama, dan pada saatnya nanti dan mampu diterapkan di posyandu masing – masing,sekaligus agar pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari bintek ini dapat dibagi dengan ibu – ibu kader lain, dan juga kepada ibu – ibu yang memiliki balita diwilayah kita masing – masing,  agar kita semua ikut memberdayakan masyarakat untuk membuat menu makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Asih juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian serta dinas instansi lainnya atas kerjasamanya sehingga pemberdayaan seperti ini semakin ditingkatkan sehingga semua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan/Desa dapat lebih di tingkatkan lagi. Sehingga apa yang kita upayakan dalam  penanganan yang sesuai agar mereka tertolong dari masalah gangguan gizi sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana seharusnya balita normal karena merekalah nanti yang akan meneruskan roda pembangunan di daerah kita. Oleh karena itu, bintek ini sangat tepat dan sangat berguna bagi Tim Penggerak PKK khususnya pokja III, agar kita lebih memahami bagaimana menilai dan mengawasi tumbuh kembang balita, dan mengetahui bagaimana memperbaiki adanya gangguan tumbuh kembang pada balita khususnya masalah gizi.

Sementara itu, menurut ketua panitia pelaksana Sai’in mengatakan,  tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar seluruh tim penggerak PKK Kecamatan, kelurahan/desa memahami sekaligus mampu melaksanakan kegiatan program pembuatan menu makanan balita beragam, bergizi, seimbang dan aman sesuai diwilayah masing – masing,   diikuti 60 ( enam puluh ) peserta yang terdiri dari 4 orang  Tim Penggerak PKK Pokja III dari Kecamatan Tenggarong, 48 orang TP PKK Pokja III dari Kelurahan di Kecamatan Tenggarong dan 8 orang TP.PKK Desa di wilayah Tenggarong. Metode yang diberikan berupa ceramah, tanya jawab dan diskusi. Sedangkan bertindak sebagai narasumber dalam kegiataan ini dari TP PKK Pokja III Kukar sendiri. ( hmp 04 ).

 

KB Harapan Bunda Wakili Kukar ke Tingkat Provinsi Kaltim Lomba APE bertepatan dengan HKG-PKK ke-42

Beginilah suasana lomba APE, nampak pemenang lomba Mardiana saat memperagakan hasil karyanya kepada dewan juri, Selasa (11/2) di Halaman Kantor TP PKK Kukar, Tenggarong.

Beginilah suasana lomba APE, nampak pemenang lomba Mardiana saat memperagakan hasil karyanya kepada dewan juri, Selasa (11/2) di Halaman Kantor TP PKK Kukar, Tenggarong.

TENGGARONG – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Program Pokja II menggelar lomba Alat Permainan Edukasi (APE) bagi para pengajar Paud maupun Kelompok Bermain (KB). Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron dihadiri Kasi PAUDNI Disdik Kukar Saipul Anwar dan  tiga dewan juri dari PKK Provinsi Kaltim, Selasa (11/2) di Halaman Kantor TP PKK, Tenggarong.

Lomba APE diikuti oleh 12 Kelompok Bermain (KB) terdiri dari Paud binaan PKK  yang ada di Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu. Masing-masing peserta membawa APE ramah lingkungan dan aman bagi nak-anak. Satu persatu melakukan presentasi dengan  konsep mencakup motorik kasar, halus serta daya serap koknitif anak dengan sebuah permainan edukasi yang diciptakannya. Presentasi itu disertai dengan ragam permainan yang dibuat, kemudian diperagakan fungsi dan kegunaanya di depan dewan juri.

Setelah semua berahir, dewan juri mulai berdialog menanyakan seperti halnya bahan edukasi yang digunakan atau terbuat dari apa?. Apakah aman bagi anak serta ramah lingkungan?. Bahkan ditanyakan pula besaran biaya pembuatan alat permainan edukasi masing-masing peserta.

Setelah melakukan penilaian dengan berbagai indikator, mulai dari presentasi,alat peraga edukasi hingga pembuatan APE oleh 12 peserta. Memutuskan pemenang lomba APE Tingkat Kabupaten dimulai dari juara III diraih Siti Fadliyah KB Serumpun Wangi Tenggarong No. Urut 05 dengan nilai 306, disusul juara II Roisahil Hidayah KB Cempaka Tenggarong No. Urut 11 nilai 325. Adapun jura pertama diraih Mardiana KB Harapan Bunda Kecamatan Loa Kulu No. Peserta 07 dengan nilai tertinggi 339. Dan berhak mewakili Kabupaten untuk mengikuti lomba APE tingkat Provinsi Kaltim pada 22 Maret mendatang di Samarinda.

Ketiga pemenang lomba APE tersebut mendapatkan piala disertai piagam penghargaan dan uang pembinaan. Hadiah tersebut diserahkan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron disaksikan para dewan juri.

Ketua Panitia H Suprayetno mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu dari 10 Program TP PKK melalui Pokja II. Menurutnya akan terus ditingkatkan dalam membina serta menciptakan kreativitas para pengajar Paud dengan membuat alat permainan edukasi dari bahan limbah atau alam yang aman bagi anak didik. ” Saya yakin semua karya yang ditampilkan ini merupakan hasil yang terbaik, dan Alhamdulillah dengan kerja keras pokja II TP PKK kegiatan ini berjalan lancar,” katanya.

Menurut dia, dari hasil pemenang lomba APE nantinya akan diikut sertakan mewakili kabupaten dalam lomba APE tingkat provinsi Kaltim, bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (HKG- PKK) ke-42 pada 22 Maret mendatang.

Presentasi (1)Sementara itu Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron menyambut baik apa yang diprogramkan Pokja II dalam pembinaan bagi tenaga pendidik Paud maupun kelompok bermain. “Lomba APE ini tentunya bertujuan agar pendidik Paud memilik cara baru dengan kreatifitas mengajarnya,” katanya.

Dia berharap dari lomba APE ini bisa terus dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang bekas ramah lingkungan dan aman bagi anak didik. Sebab kata Asih adanya APE akan memudahkan pengembangan motorik anak sesuai dengan kreativitas masing-masing. “Mari kita kembangkan dan ciptakan APE baik dari barang bekas limbah maupun alam sekitar. Tidak ada alasan lagi tidak ada APE, sudah banyak materi pembelajaran untuk membuatnya dari bahan bekas limbah alam lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan Asih adanya APE ini, para guru dapat mempraktekkannya sambil bercerita dan mendongeng sehingga motorik anak pada usia dini akan berkembang. “Saya mengajak mari kita kembangkan terus dengan terobosan baru dalam membantu mensukseskan program Gerbang Raja melalui TP PKK Kukar,”. Urainya. (hmp04)

 

Kukar Adakan Lomba Pidato 10 Program PKK

Ketua Tim Juri Hj Hildawati Machlan  di damping Hj. Norhayati dan Hj. Marli Dirna  saat melakukan penilaian saat lomba pidato 10 program PKK yang dilaksanakan oleh   Bagian Kesekretariatan PKK Kukar.

Ketua Tim Juri Hj Hildawati Machlan di damping Hj. Norhayati dan Hj. Marli Dirna saat melakukan penilaian saat lomba pidato 10 program PKK yang dilaksanakan oleh Bagian Kesekretariatan PKK Kukar.

Tenggarong Dalam rangka pesiapan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014 yang rencananya akan diadakan di Kota Samarinda, TP PKK Kukar mengadakan lomba pidato 10 program PKK yang dilaksanakan oleh   Bagian Kesekretariatan PKK Kukar pada Jumat(7/3) di Sekertariat PKK Kukar.

Ketua tim juri Hj Hildawati Machlan  di damping Hj. Norhayati dan Hj. Marli Dirna  mengatakan bahwa maksud dari perlombaan tersebut adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan pengetahuan anggota PKK Yang  ada di kelurahan, kecamatan  maupun desa tentang program-program PKK tentang bagaimana cara memimpin rapat yang baik, tata cara memberikan penyuluhan  atau memaparkan Program PKK pada lintas sektor terkait.

 Menurut Hildawati Machlan  seleksi ini merupak seleksi yang dilakukan pada tinggkat kabupaten untuk maju ke tingkat provinsi Kaltim pada saat hari jadi kesatuan gerak PKK . Peserta lomba merupakan hasil seleksi dari tingkat kecamtan dan merupakan jagoan-jagoan dari tingkat kecamatan dan ini merupakan salah satu kegiatan Hari kesatuan gerak PKK tingkat Kabupaten Kukar.

 Ia juga menerangkan bahwa untuk kriteria yang diambil salah satunya bagaimana intonasi suara dalam menyampaikan materi, penguasaan materi hingga  penampilan peserta pada saat lomba. Selain itu juga pemahaman peserta akan materi sangatlah penting dalam perlombaan ini. “Kami ingin kader-kader yang ikut pada perlombaan ini dapat memberikan  dan menguasai materi bukan hanya pada saat perlombaan tetapi juga bisa diterapkan kepada masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai 10 Program PKK,” ungkapnya.

Hildawati berharap nantinya peserta yang mewakili PKK Kutai Kartanegara  dapat mempersiapkan diri dengan baik agar pada saat mengikuti perlombaan di tingkat propinsi  dapat membawa nama baik Kutai Kartanegara terlebih lagi bisa mendapat juara tingkat propinsi dan  bisa mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional.(hmp06-lina)

 

UP2K Bantu Pasarkan Produk Masyarakat Dengan UKM Center

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron (kaca mata) saat memberikan bantuan dana kepada ketua  TP PKK Kecamatan Muara Jawa pada saat kunjungan monitoring pembinan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada Rabu (26/03) di Kecamatan Muara JawaJpg UP2K2<br /><p class=" src="http://tp-pkk.kutaikartanegarakab.go.id/wp-content/uploads/2014/04/UP2K1.jpg" width="800" height="531" /> Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron (kaca mata) saat memberikan bantuan dana kepada ketua TP PKK Kecamatan Muara Jawa pada saat kunjungan monitoring pembinan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada Rabu (26/03) di Kecamatan Muara Jawa
Jpg UP2K2

Tenggarong – Tim Pengerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara yang di ketuai oleh Hj Asih Qurnia Ghufron  di damping oleh Ketua Pokja II Hj. Hamidah Erwin melakukan kunjungan monitoring pembinan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)  pada Rabu (26/03) di Kecamatan Muara Jawa.

 

Rombongan di terima oleh Camat Muara Jawa Ahmad  Junaid  yang melakukan monitoring di Kelurahan Muara Jawa Tengah  dengan tujuan untuk mengetahui dan menilai sejauh mana kegiatan UP2K PKK telah dilaksanakan di Kecamatan Muara Jawa sehingga dapat menjadi tolok ukur TP PKK Kab. Kukar untuk proses evaluasi demi kesempurnaan program – program kegiatan PKK di tahun yang akan datang.

 

Pada kesempatan tersebut TP PKK Kab. Kukar  juga menyerahkan  bantuan dana sebagai pancingan untuk program UP2K kepada  Ketua PKK Kecamatan. Selain itu Camat Muara Jawa Ahmad  Junaid juga  menyerahkan bantuan senilai Rp. 2.000.000,- untuk  pengadaan tong sampah  untuk  RT. 001 Kelurahan Muara Jawa Tengah.

 

Dalam arahanya Ketua TP PKK Kab Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron   mengatakan Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga atau UP2K merupakan salah satu kegiatan dari 10 Program Pokok PKK yang diyakini mampu mendorong penghasilan keluarga sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

 

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron (kaca mata) saat memberikan arahan mengenai pengemasan produk kepada para peserta monitoring pembinan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)  pada Rabu (26/03) di Kecamatan Muara Jawa

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron (kaca mata) saat memberikan arahan mengenai pengemasan produk kepada para peserta monitoring pembinan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada Rabu (26/03) di Kecamatan Muara Jawa

Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat  dan upaya meningkatkan pemerataan pertumbuhan  ekonomi, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Pokja II  melakukan  pembinaan UP2K  mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, desa hingga RT.  Selain masalah  bahan baku produk, PKK juga memperhatikan masalah pengemasan dan juga pemasaran produk sehingga masyarakat tak kesulitan dalam mengembangkan produk.

 

Di PKK sendiri telah ada UKM Center yang akan membantu  masyarakat memasarkan produk. selain itu UP2K juga harus dibarengi dengan pembentukan Koperasi sebagai wadah yang paling tepat untuk menghimpun kekuatan ekonomi masyarakat dan juga dapat menjadi jalur menciptakan lapangan kerja  bagi masyarakat setempat.

“Suatu produk pasti punya resep yang sama tapi jika suatu produk memiliki keunikan  tersendiri maka produk itu akan memiliki nilai jual yang lebih dari produk sejenisnya,” ungkap Asih. Untuk itu melalui Pokja II, PKK berusaha melakukan pembinaan kepada masyarakat agar pontensi yang ada di daerahnya dapat diolah dan dimanfaatkan sehingga dapat menghasilkan produk unggulan yang bermutu dan memiliki keunikan tersendiri sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

 

Asih juga berpesan kepada masyarakat agar menggunakan bahan yang aman untuk mengolah suatu produk dan tak lupa mencantumkan komposisi bahan serta tanggal kadaluarsa dan label halal suatu produk agar masyarakat semakin sadar akan jajanan sehat yang berkualitas. (hmp06-lina)

 

POKJA III, TP PKK KUKAR AJARI MANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH

 Ketua Tim Penggerak (TP) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Hj. Asih Qurnia Ghufron menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan Sosialisasi Pembinaan pemanfaatan Lahan Pekarangan.

Ketua Tim Penggerak (TP) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Hj. Asih Qurnia Ghufron menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan Sosialisasi Pembinaan pemanfaatan Lahan Pekarangan.

TENGGARONG, Tim Penggerak (TP) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Kelompok Kerja (Pokja) III, menggelar Sosialisasi Pembinaan pemanfaatan Lahan Pekarangan di sekitar rumah, yang dilaksanakan di Sekretariat PKK kecamatan Loa Janan, Sabtu (29/4) Lalu.

Sosialisasi dibuka ketua TP PKK Kukar, Hj. Asih Qurnia Ghufron, dan diikuti sebanyak 20 orang peserta dari para penggerak PKK 8 desa se kecamatan Loa Janan, yang menghadirkan narasumber ketua Pokja III TP PKK Kukar, Sai’in.

Hj. Asih mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program dari 10 program pokok PKK, dan telah menjadi komitmen TP PKK Kukar untuk turun kelapangan dengan melihat dan membina secara langsung para anggotanya. Hal itu merupakan tugas pokok dan fungsi TP PKK Kukar, melalui kelompok kerja – kelompok kerja (pokja) masing – masing, “Jadi masing – masing pokja bergerak dan menyebar sesuai jadwal dan tupoksinya” Ujar Asih

Asih manambahkan tujuan diadakan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan pembinaan dalam pemanfaatan lahan pekarangan di sekitar rumah menjadi warung hidup maupun Tanaman obat – obatan keluarga (toga), hal ini sebagai upaya perbaikan gizi keluarga, “Dengan lahan yang tidak seberapa luas dipekarangan rumah kita dapat menghasilkan berbagai kebutuhan untuk menunjang perbaikan gizi keluarga, contohnya sayur-sayuran maupun tanaman obat – obatan, selain tanaman hias yang sudah biasa kita temui” Ujar Asih

Senada dengan Hj. Asih Qurnia, Sai’in dalam penyampaiannya memaparkan pemanfaatan lahan disekitar rumah dapat digunakan untuk berbagai keperluan, baik untuk tanaman hias, obat-obatan maupun sayur – sayuran, keterbatasan lahan tidak  bisa dijadikan alasan, karena walau lahan terbatas, nenanam tanaman tidak mesti diatas lahan, “Namun bisa menggunakan polibag maupun bahan – bahan bekas yang sudah tidak bermanfaat,contohnya kaleng, karung maupun kantong – kantong yang sudah tidak digunakan” jelas Sai’in  (hmp 12)

30 Pasukan Pink ikut bersih-bersih

Ketua TP PKK Kab. Kutai Kartanegara  Hj. Asih Qurnia Ghufron bersama anggota TP PKK Kab. Kutai Kartanegara saat melakukan kerja bakti di sekitar jalan Jelawat Tenggarong

Ketua TP PKK Kab. Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron bersama anggota TP PKK Kab. Kutai Kartanegara saat melakukan kerja bakti di sekitar jalan Jelawat Tenggarong

Tenggarong- Sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang tertata bersih dan rapih, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai dengan arahan Bupati Kutai Kartanegara melakukan bersih- bersih pada Sabtu(5/4) di sekitar Jalan Jelawat Tenggarong.

Hj. Asih Qurnia Ghufron selaku Ketua TP PKK Kab. Kutai Kartanegara yang memimpin anggota TP PKK Kab. Kukar melakukan kerjabakti juga ikut membaur bersama 30 pasukan berbaju pink yang merupakan anggota TP PKK Kukar.

Menurut Asih program Gotong royong yang dicanangkan oleh Bupati Kutai Kartanegara dalam Kukar Sehat mendapat respon yang positif dari masyarakat termasuk TP PKK Kutai Kartanegara dengan melakuakan kerja bakti. “ Saya rasa program gotong royong ini sangat baik dan harus terus dilaksanakan, selain untuk kebersihan lingkungan juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan” ungkapnya.

Asih juga menabahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu jalan untuk meraih Adipura. Ia juga berharap PKK dapat mengawal Adipura dengan 10 Program PKK . Asih Juga menghibau kepada seluruh anggota PKK baik Tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa serta masyarakat untuk dapat bahu membahu melaksanakan gotong royong demi meraih Adipura dan menjalankan program Gerbang raja yang di usung Bupati Kutai Kartanegara. (hmp06-lina)

Dasawisma Ujung Tombak PKK

Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron di dampingi oleh sekertaris Pkk Hildawati Machlan dan Bendahara Pkk Hj Aan Hasanah pada saat melakukan pembinaan Dasawisma se-kecamatan Tenggarong pada Jumat(28/03) di Kelurahan Panji dan Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong.

Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron di dampingi oleh sekertaris Pkk Hildawati Machlan dan Bendahara Pkk Hj Aan Hasanah pada saat melakukan pembinaan Dasawisma se-kecamatan Tenggarong pada Jumat(28/03) di Kelurahan Panji dan Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong.

TenggarongKetuaTim Pengerak PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj. Asih Qurnia Ghufron di dampingi oleh Sekertaris PKK Hildawati Machlan dan Bendahara PKK Hj Aan Hasanah mengadakan Pembinaan Dasawisma se-kecamatan Tenggarong pada Jumat(28/03) di Kelurahan Panji dan Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong.

Dalam arahanya Asih mengatakan bahwa dasawisma merupakan ujung tombak terdepan dalam pelaksanaan 10 program PKK. “Bila Dasawisma bisa berjalan dan dilaksanakan dengan baik maka masyarakat yang sehat, mandiri dan sejahtera dapat menjadi kenyataan sesuai visi misi Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari,” ungkap Asih.

 

Ia juga menambahkan, bahwa pelaksanan pembinan ini dimaksudkan untuk melihat lebih dekat Dasawisma di Kec Tenggarong dan untuk mensukseskan gerbang raja dan Kukar sehat juga harus di dukung dengan dasawisma yang baik.  Dasawisma sendiri adalah kelompok yang berasal dari sepuluh rumah bertetangga yang diketuai oleh satu orang. Salah satu kegiatannya adalah peningkatan inkam keluarga dan juga peningkatan kesehatan keluarga dengan pendataan yang baik sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan dan penangulangan secara efektif dan efisien bila terjadi masalah ditenggah-tengah masyarakat.

 

dasawisma“Alhamdulilah sampai saat ini sudah 8 kelurahan yang didatangi di Kecamatan Tenggarong dan hampir semua memiliki Dasawisma sehingga hanya perlu pembenahan dan yang belum terbentuk segeralah agar lebih mudah melakukan pemantauan,imbuhnya.

Kegiatan PKK  seperti Dasawisma bukan hanya arisan dan yasinan semata tetapi didalam arisan dan yasinan tersebut juga bisa diselipkan berbagaimacam ilmu salah satunya menambah inkam pendapatan ibu-ibu rumah tangga dengan UP2K(Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga). Selain itu dengan dasawisma juga bisa lebih mempermudah menangani suatu masalah misalnya ada masyarakat yang sakit atau ada gizi buruk maka lurah atau pejabat setempat lebih cepat dan mudah mengetahui karena pendataannya jelas.

 

Sementara itu Lurah Panji Hamidi yang mengepalai 19 RT mengatakan bahwa kelurahanya telah memiliki beberapa dasawisma yang aktif.  Yang unik dikelurahan panji ini penaman kelompok dasawisma diambil dari nama tamanan di Toga (Tanaman Obat Keluarga) yang tumbuh disekitar halaman rumah seperti temulawak dan kunyit. “Kami menamai kelompok dasawisma dengan nama tanaman obat-obatan dengan maksud agar lebih mudah di ingat,” ungkapnya.

Hamidi juga mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kab. Kutai Kartanegara yang telah berkunjung untuk memberikan sedikit ilmu kepada warga kelurahan Panji. (Hmp06-lina)

Lomba Kader Bina Keluarga Balita (BKB)

Tampak Ketua Tim Penggerak TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyaksikan salah satu peserta lomba Kader Bina Keluarga Balita

Tampak Ketua Tim Penggerak TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron saat menyaksikan salah satu peserta lomba Kader Bina Keluarga Balita

TENGGARONG,- Dalam struktur Organisasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TIM PKK) terdapat empat  Kelompok Kerja (POKJA) dimana Pokja I membidangi bidang penghayatan dan pengamalan pancasila,dan bidang gotong royong, pokja II membidangi bidang pendidikan dan ketrampilan, bidang pengembangan kehidupan berkoperasi, pokja III  membidangi bidang pangan, bidang sandang dan bidang perumahan dan tata laksanan rumah tangga untuk pokja IV membidangi bidang kesehatan, bidang kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

Salah satu peserta tengah diuji oleh tim juri  dalam lomba 10 Program pokok PKK

Salah satu peserta tengah diuji oleh tim juri dalam lomba 10 Program pokok PKK

Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014, Sekretariat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TiM PKK ) Kab Kukar menggelar Lomba 10  Program Pokok PKK berdasarkan  masing masing  Pokja, dimana nantinya yang menjadi juara  dalam lomba 10 Program Pokok PKK ini akan  mewakili  Kab Kukar  ke tingkat Provinsi.

Lomba yang diadakan adalah yang  membidangi tentang Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT, Penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB), Penyuluhan ASI eksekutif dan penimbangan bayi/balita serta pengarahan10 program pokok PKK.

Dijelaskan  HJ Dayang Sapiah Alwi, selaku juri dalam lomba tersebut  menjelaskan, didalam pokja yang membidangi Bina Keluarga Balita (BKB)  di dalam lomba  10 program  pokok PKK,  lomba yang dinilai yaitu berdasarkan  bagaimana seorang kader BKB  di kecamatan melakukan aktivitas dalam memberikan kegiatan pembinaan kepada masyarakat, bagaimanan cara kader BKB tersebut menyampaikan penyuluhannya apakah  dengan melalui komunikasi dengan sasaran  yang dituju dengan melakukan kunjungan kekeluarga atau melalui ketrampilan dengan menggunakan media interaksi seperti dongeng, ape atau melalui music. /// hmp -3 ////

 

Ketua TP PKK Hj Asih Qurnia Ghufron Lakukan Monitoring di Kec Muara Badak

Tampak Hj Asih Qurnia Ghufron melihat langsung cara penggorengan ampalng ikan bandeng

Tampak Hj Asih Qurnia Ghufron melihat langsung cara penggorengan ampalng ikan bandeng

TENGGARONG,-Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Hj Asih Qurnia Ghufron bersama Kelompok Kerja (Pokja) II yang membidangi pendidikan dan ketrampilan, bidang pengembangan kehidupan berkoperasi, di Ketuai Hj Hamidah Erwin mengadakan kunjungan kerja di kecamatan Muara Badak, tepatnya di Desa Gas Alam,Rabu (19/3).

Kunjungan dalam rangka monitoring pembinaan UP2K di Kecamatan Muara Badak, dimana Kecamatan Muara Badak nantinya akan mewakili Kab Kukar untuk mengikuti lomba UP2K pada Peringatan Puncak Hari Kesatuan Gerak (HGK) PKK tahun 2014 Yang akan dilaksanakan di Kota Samarinda. Dalam kunjungan tersebut Ketua TP PKK Hj Asih Ghufron bersama Ketua Pokja II  Hj Hamidah melihat langsung kesentra  pengrajin pembuatan ampalng dari ikan bandeng.

penyerahan bantuan diberikan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron kepada Ketua PKK Kec Muara Badak

penyerahan bantuan diberikan Ketua TP PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghufron kepada Ketua PKK Kec Muara Badak

Dalam arahannya Hj Asih Ghufron mengatakan,tujuan monitoring ini untuk memberikan motivasi kepada UP2K yang ada di Kec Muara Badak, dimana di Desa Gas Alam berhasil memproduksi cemilan amplang yang terbuat dari ikan bandeng, yang hasil produksinya sudah bisa dinikmati sampai keluar dari Muara Badak seperti  Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong sendiri.

Mudah – mudahan UP2K di sini pembinaannya lebih bagus lagi didalam memproduksi hasil produksinya, seperti cara pengemasannya atau tulisannya yang kurang lengkap yang bisa mengurangi minat para konsumen untuk membeli,  

“ Dimana UP2K  kedepannya bisa lebih  meningkatkan kulaitas  sehingga membantu masyarakat disini untuk bisa lebih meningkatkan kesejahteraan  sehingga menjadi masyarakat yang mandiri dan sejahtera sesuai dengan program – program pokok PKK, “harap Asih.

Dalam kesempatan itu Ketua TP PKK  Kab Kukar menyerahkan dan memberikan bantuan kepada ketua PKK Kecamatan Muara Badak, untuk pembinaan UP2K…/// hmp -3 ///

Menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK Tim PKK Kab Kukar Gelar Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten

. Ketua TP Tim PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghuhfron saat membuka Lomba 10 Program Pokok PKK dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014

. Ketua TP Tim PKK Kukar Hj Asih Qurnia Ghuhfron saat membuka Lomba 10 Program Pokok PKK dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014

TENGGARONG,-Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014,Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Tim PKK ) Kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten tahun 2014.

Lomba digelar  di Ruang Rapat Kantor Sekretariat  Tim PKK Kab Kukar Jalan Ahmad Yani Tenggarong ,dibuka Ketua TP Tim PKK Kab Kukar  Hj Asih Qurnia Ghufron, Jumat (7/3). Kegiatan Lomba diikuti Kader kader PKK di Kecamatan dan Kelurahan  se Wilayah Kab Kukar.  Lomba yang diadakan diantaranya Lomba Pidato / pengarahan pelaksanaan 10 program pokok PKK, Lomba Penyuluhan PKDRT, Lomba Penyuluhan BKB, Lomba Penyuluhan ASi Eksklusif dan Penimbangan Bayi/Balita

Dalam sambutannya Hj Asih Qurnia Ghufron menjelaskan, tujuan digelarnya lomba ini yaitu ingin mencari bibit – bibit unggul  dari kader – kader  PKK sekecamatan maupun kelurahan. Kami ingin ada bibit – bibit unggul yang lebih sempurna, lebih bagus, “ sangat lebih bagus luar biasa, itu harapan kami, “jelas Asih.

Peserta Lomba 10 program Pokok PKK tengah menyimak arahan Ketua TP TIM PKK

Peserta Lomba 10 program Pokok PKK tengah menyimak arahan Ketua TP TIM PKK

Oleh sebab itu kita sepakat mengadakan kegiatan ini tanpa seleksi, tapi kami ingin hasilnya yang terbaik, mudah – mudahan tim Penggerak PKK Kab Kukar menjadi yang terbaik.  Kemarin kita sudah mendapatkan nominasi di Kec Muara Badak, mudah – mudahan  dari 18 kecamatan bisa masuk nominasi nantinya, “ Untuk mendapatkan nominasi  tidaklah mudah itu perlu proses yang sulit karena keberhasilan  dari Tim Penggerak yang ada di kecamatan maupun kelurahan semuannya tergantung dipundak kader – kader masing – masing,” ujarnya.

Asih berharap Lomba 10 program pokok PKK dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2014 ini, didasarkan didalam program masing – masing sesuai dengan foksinya,dan kepada tim juri  agar bisa bekerja semaksimal mungkin dan bisa menilai secara obyektif mungkin. ‘”Tidak ada kesenjangan maupun kecemburuan setelah kita menang maupun kalah,” pungkasnya../// hmp-3 ////

 

 

 

 

 

 

Older posts «